Negeriku Indonesia - Pihak pemerintahan sementara Libya kembali menegaskan bahwa mereka menemukan senjata nuklir dan kimia yang diperkirakan peninggalan mantan penguasa Libya Moammar Khadafi.
Temuan ini dikonfirmasi oleh Perdana Menteri de facto Libya Mahmoud Jibril. Menurut Jibril, Pemerintahan Dewan Transisi Nasional (NTC) yang dipimpinnya saat ini tidak berniat untuk menyimpan senjata tersebut.
Jibril pun mengatakan, pengawas internasional akan berkunjung ke Libya untuk menyelidiki temuan tersebut.
"Dengan mengumumkan hal ini, kami memastikan bahwa Libya yang baru adalah Libya yang damai. Sebuah negara Libya yang mematuhi aturan hukum internasional. Libya yang bertujuan untuk membangun Libya yang mementingkan kebutuhan rakyatnya," ungkap Jibril seperti dikutip Al Arabiya, Senin (31/10/2011). Selengkapnya.......


0 komentar:
Posting Komentar