Negeriku Indonesia - Sasaran penyusupan para peretas kini makin beragam. Seakan tak puas
dengan menembus sistem komputer personal atau perusahaan, peretas bahkan
membobol pertahanan sistem komputer satelit. Tak tanggung-tanggung,
peretas membobol dua satelit milik pemerintah Amerika Serikat sampai
empat kali pada 2007 dan 2008.
Hal itu terungkap dalam rancangan final laporan tahunan milik Komisi Peninjauan Ekonomi dan Keamanan AS-Cina. Laporan yang akan dirilis November ini menyebutkan bahwa penyusup diduga berasal dari militer Cina, dan dilakukan melalui stasiun darat di Svalbard Satellite Station di Spitsbergen, Norwegia.
Satelit yang disasar adalah satelit observasi Landsat-7 dan Terra AM-1 yang digunakan untuk keperluan observasi iklim bumi. Aktivitas peretas disebut-sebut berpotensi membahayakan operasional satelit.
"Aksi penyusupan seperti ini dapat menyebabkan berbagai kemungkinan ancaman, apalagi jika sasarannya adalah satelit dengan fungsi yang lebih sensitif," sebut pernyataan dalam rancangan laporan. "Akses ke pengendali satelit memungkinkan peretas untuk merusak atau menghancurkan satelit. Penyerang juga bisa menolak atau mengabaikkan dan juga memalsukan atau bisa juga memanipulasi transmisi satelit."
Laporan menyubutkan, Landsat-7 pernah disusupi selama 12 menit atau lebih pada Oktober 2007 dan Juli 2008. Satelit observasi Terra AM-1 juga pernah disusup sebanyak dua kali, selama dua menit pada Juni 2008 dan sembilan menit pada Oktober tahun yang sama.
Kedua satelit tersebut disebutkan "secara rutin mengandalkan internet untuk keperluan akses data dan transfer file," demikian pernyataan dalam rancangan laporan yang mengutip laporan badan antariksa AS, NASA. Militer dan agen-agen inteligen AS menggunakan satelit untuk keperluan komunikasi, mengumpulkan data inteligen dan melakukan pengintaian.Selengkapnya......


2 komentar:
singgah sini gan..
@Basofi:> ok sob trims atas kunjungannya
Posting Komentar